Strategi Konservasi Dan Rehabilitasi Lahan Di Sub Daerah Aliran Sungai Pekalen Wilayah Kabupaten Probolinggo … (75)

April 18, 2012 at 2:42 am Tinggalkan komentar


Penelitian ini dilakukan di Sub Daerah Aliran Sungai Pekalen Wilayah Kabupaten Probolinggo. Tujuan penelitian adalah : 1) Untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal terhadap upaya konservasi dan rehabilitasi untuk kecepatan pemulihan lahan di kabupaten Probolinggo, 2) Untuk menganalisis bagaimana strategi yang harus dilakukan dalam upaya konservasi dan rehabilitasi untuk kecepatan pemulihan lahan di kabupaten Probolinggo.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif (Descriptif reseach), yaitu penelitian yang tidak menguji hipotesa (Non hipotesa), sedangkan tehnik pengambilan sampel dengan Proposive Sampling. Tehnik analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threats). 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Masyarakat sekitar hutan di Kabupaten Probolinggo khususnya di wilayah Sub DAS Pekalen memiliki jumlah penduduk yang cukup besar dengan sifat kebersamaan dan semangat kerja yang masih tinggi serta terbentuknya Kelompok Tani Penghijauan, namun demikian sumber daya manusia-nya masih tergolong rendah dan sebagian besar tidak memilki mata pencaharian yang tetap. Oleh karena itu tingkat pendapatannya masih rendah. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masih mengandalkan hutan sebagai tempat ketergantungan. 

Disisi lain terdapat industri yang memerlukan bahan baku dari hasil Kehutanan yang cukup tinggi dan juga terdapat pengusaha/masyarakat/individu/kelompok yang mengajukan diri untuk ditetapkan menjadi pengada/pengedar bibit tanaman kehutanan. 2) Konservasi dan rehabilitasi dalam rangka pemulihan lahan akan tercapai jika ada kerajasama yang baik dari semua pihak yaitu Pemerintah, Masyarakat dan perilaku konservasi. 
Artinya bahwa masyarakat sebagai modal utama dalam pemulihan lahan harus dijadikan mitra kerja oleh Pemerintah maupun Perilaku Konservasi bukan sebagai obyek. Pemerintah sebagai instansi yang bertanggung jawab berfungsi sebagai mediator dan sumber informasi dalam hal perkembangan tehnologi yang ada. Sedangkan Pelaku Konservasi tidak hanya mengejar provide (keuntungan) namun juga harus memperhatikan konservasi dan kelestarian alam/lingkungan.

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Analisis Komparatif Pendapatan Petani Bawang Merah Sistem Tanam Bibit Dari Biji Dengan Sistem Tanam Bibit Dari Umbi Di Kab. Probolinggo… (74) Implementasi Program Akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula Nasional Terhadap Strategi Pengembangan Agribisnis Pergulaan…(76)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2012
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: