Analisis Program Bongkar Ratoon Tanaman Tebu Untuk Akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula (Studi di PG. Tjoekir Kabupaten Jombang)… (31)

April 17, 2012 at 12:23 pm Tinggalkan komentar


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (a). Pengaruh Bongkar Ratoon terhadap peningkatan produktivitas tebu dan produktivitas gula (b). Pengaruh Bongkar Ratoon terhadap peningkatan pendapatan petani tebu di wilayah PG. Tjoekir.
Manfaat penelitian diharapkan dapat berguna : (a). Memberi masukan bagi Pemerintah Daerah dan Pusat untuk penyempurnaan pelaksanaan Program Bongkar Ratoon yang akan datang (b). Sebagai tambahan informasi dan wawasan bagi pelaku bisnis pertebuan, baik dari sisi sosial maupun ekonomi (c). Sebagai tambahan pengetahuan bagi peneliti selanjutnya. 

Hipotesis dalam penelitian ini adalah (a). Program Bongkar Ratoon dapat meningkatkan produktivitas tebu dan produktivitas gula (b). Faktor – faktor tenaga kerja, pemupukan dan herbisida mempengaruhi produktivitas tebu dan hablur (c). Program Bongkar Ratoon dapat meningkatkan pendapatan petani tebu.
Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel dengan Metode “Random Sampling” dari petani yang tersebar di seluruh wilayah PG. Tjoekir. 

Dalam menentukan jumlah sampel menggunakan formula yang ditetapkan oleh Slovin. Untuk menganalisis pengaruh peningkatan produktivitas tebu dan pendapatan petani antara tanaman tebu bongkar ratoon dengan bukan bongkar ratoon digunakan rumus Regresi Linier Berganda dengan Dummy.
Untuk menguji apakah variabel bebas (X) secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel tidak bebas (Y) digunakan uji “F” sedangkan untuk menguji apakah masing-masing variabel bebas berpengaruh terhadap variabel tidak bebas digunakan uji “T” , serta untuk melihat peningkatan produktivitas atau pendapatan petani antara petani bongkar ratoon dengan yang tidak bongkar ratoon dengan melihat Dummy variabel. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa :
a. Produktivitas tebu rata-rata pada tanaman bongkar ratoon mencapai 121,5 ton lebih tinggi dari pada tebu bukan bongkar ratoon sebesar 87,1 ton.
b. Variabel tenaga kerja, pupuk dan herbisida secara bersama-sama atau simultan berpengaruh nyata terhadap peningkatan produktivitas tebu.
c. Tebu yang dibongkar ratoon menghasilkan pendapatan rata-rata sebesar Rp. 31.373.602,- lebih tinggi bila dibanding pendapatan rata-rata tebu yang tidak di bongkar ratoon sebesar Rp. 22.089.338,- 
Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File
atau klik disini

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Evaluasi Pola Kemitraan Usaha Ternak Sapi Perah (Studi pada Koperasi Kelompok Tani " Demang Sari " Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek…. (29) Analisis Daya Saing Komoditas Bawang Merah Di Kabuapaten Nganjuk. …(32)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2012
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: