MANAJEMEN KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA (KONI) PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN 2005 (POL-2)

Mei 31, 2010 at 12:08 pm Tinggalkan komentar

MANAJEMEN KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA (KONI) PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN 2005

KODE : POL-2 atau P-48

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Alasan Pemilihan Judul

Olahraga merupakan kebutuhan manusia yang merupakan unsur pokok dan sangat berpengaruh dalam pembentukan jiwa (rohani) dan jasmani (raga/tubuh) yang kuat. Sebagaimana sesuai dengan semboyan Yunani Kuno yang berbunyi : Orandum est ut sit, mens sana in corpore sano yang dapat diartikan “semoga hendaknya, dalam badan/tubuh/raga yang kuat bersemayam jiwa yang sehat“. Sehingga setiap manusia yang sering melakukan kegiatan olahraga akan memiliki kesehatan rohani dan jasmani yang lebih baik dibanding manusia yang jarang atau tidak pernah melakukan kegiatan olahraga.

Selain itu seiring dengan perkembangan olahraga, olahraga juga digunakan sebagai sarana untuk mengangkat harkat dan martabat. Hal tersebut dapat dicapai melalui prestasi yang membanggakan dibidang olahraga. Untuk mencapai tujuan tersebut, di Indonesia telah ada satu organisasi keolahragaan nasional yang berwenang mengkoordinasikan dan membina setiap dan seluruh kegiatan olahraga prestasi. Organisasi yang dimaksud adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang mempunyai tujuan untuk mewujudkan prestasi olahraga yang membanggakan, membangun watak bangsa untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia (KONI, 1999 : 3). Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, KONI mempunyai susunan organisasi mulai dari tingkat kecamatan sampai ketingkat pusat. Rangkaian susunan Pimpinan KONI tersebut, berkewajiban untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan keputusan lain yang mengikat, seperti keputusan Musornas, Raparnas, Musorda, Musda dan Raparda.

Dengan susunan organisasi yang sangat komplek tersebut, KONI sebagai satu-satunya wadah yang mengkoordinasikan dan membina olahraga prestasi di Indonesia dituntut untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik serta memiliki pengelolaan manajemen yang teratur. Sehingga menjadi organisasi yang mandiri dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Hal tersebut menjadi nilai mati dan harus dilaksanakan oleh KONI karena keberhasilan suatu organisasi termasuk KONI tidak akan pernah tercapai tanpa adanya suatu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan kerja serta dengan adanya suatu pengawasan atas pelaksanaan kerja. Syarat-syarat tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan manajemen. Dengan memiliki manajemen yang baik dan teratur, KONI akan mampu melaksanakan tugasnya dengan lebih profesional. Dengan kerja yang profesional KONI akan mampu menghadapi tantangan yang dihadapi. Serta dapat mencapai tujuannya dalam mewujudkan prestasi olahraga yang membanggakan, membangun watak bangsa untuk mengangkat moral bangsa.

Selain hal tersebut diatas, peran aktif anggota masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencapaian tujuan tersebut. Namun pada kenyataannya, pemahaman masyarakat tentang tujuan dan tugas KONI yang masih kurang membuat peran masyarakat belum maksimal bahkan sebagian masyarakat tidak peduli dengan perkembangan olahraga prestasi yang menjadi tujuan keberadaan KONI. Upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat adalah dengan memberikan pemahaman tentang tujuan dan tugas KONI, sehingga pada akhirnya peranan masyarakat dalam meningkatkan olahraga prestasi dapat ditingkatkan.
1.2 Permasalahan

Dari latar belakang tersebut, maka dapat ditarik permasalahan “Bagaimana manajemen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Propinsi Jawa Tengah Tahun 2005 ? “

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan yang hendak dicapai dari penelitian yang ini adalah dapat mendiskripsikan manajemen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Propinsi Jawa Tengah Tahun 2005.

1.4 Penegasan Istilah

Agar tidak terjadi kesalahpahaman dan untuk memberikan pemahaman tentang arah penelitian yang akan dilakukan, maka perlu ditegaskan istilah-istilah mengenai komponen pokok penelitian yaitu manajemen, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

1.4.1 Manajemen

Dalam memberikan definisi manajemen muncul beberapa pendapat. Menurut definisi yang dikembangkan oleh Manullang, manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan karyawan, pemberian perintah dan pengawasan terhadap human and resources untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan (Djati Julitriarsa dan John Suprihanto, 1988 : 3). George R. Terry memberikan definisi manajemen sebagai suatu proses yang membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan pelaksanaan kerja dan pengawasan dengan memanfaatkan ilmu maupun seni untuk menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan (Soewarno Handayaningrat, 1982 : 20).

1.4.2 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Propinsi Jawa Tengah

Dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) KONI tentang status KONI diartikan bahwa KONI adalah satu-satunya organisasi keolahragaan nasional yang berwenang mengkoordinasikan dan membina setiap dan seluruh kegiatan olahraga prestasi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (KONI 1999 : 3). KONI Propinsi Jawa Tengah merupakan kepanjangan tangan dari KONI pusat yang berkedudukan dan memiliki wilayah kerja di Propinsi Jawa Tengah. KONI Propinsi Jawa Tengah mempunyai kantor di Komplek GOR Jati Diri Karangrejo Semarang.

1.5 Manfaat Penelitian

Dalam melaksanakan setiap penelitian diharapkan agar mendapatkan manfaat dari penelitian. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :

1.5.1 Bagi pihak KONI

Dapat dijadikan sebagai bahan masukan yang dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan profesionalisme kerja dan kegiatan KONI Propinsi Jawa Tengah dalam mengkoordonasi dan membina olahraga prestasi di Jawa Tengah.

1.5.2 Bagi peneliti
Dapat mengetahui secara jelas mengenai manajemen KONI Propinsi Jawa Tengah dalam mengkoordonasi dan membina olahraga prestasi di Jawa Tengah.
1.5.3 Bagi pembaca

Dapat dijadikan sebagai bahan referensi yang dapat menambah pemahaman tentang manajemen KONI Propinsi Jawa Tengah dalam mengkoordonasi dan membina olahraga prestasi di Jawa Tengah.

Entry filed under: Pendidikan, Pendidikan Olahraga. Tags: .

PENGELOLAAN KELAS GURU MATA PELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL DI SMP NEGERI KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2005/2006 (PGEO-1) PENGARUH LATIHAN NAIK TURUN BANGKU TUMPUAN SATU KAKI BERGANTIAN DENGAN DUA KAKI TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA PUTRA (POL-3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Mei 2010
S S R K J S M
« Des   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: