PENGARUH PENGGABUNGAN ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI (Studi Kasus di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten …)

Januari 24, 2008 at 2:43 am 2 komentar

RINGKASAN
Tujuan penelitian adalah : (1) Untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor tujuan organisasi, struktur organisasi, kepemimpinan, sistem penghargaan, tata hubungan dan mekanisme tata kerja terhadap prestasi kerja pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten … (2) Untuk mengetahui faktor yang mempunyai pengaruh dominan terhadap prestasi kerja pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten … (3) Untuk mengetahui pengaruh penggabungan organisasi Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil dengan BKKBN Kabupaten … menjadi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten … terhadap prestasi kerja pegawai.Penelitian dilaksanakan di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten …. Jenis penelitian sebab akibat (Causal research). Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten …. Sampel diambil menggunakan teknik Total Sampling.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.Diperoleh nilai Fhitung 14.810 > Ftabel 3.34, dan nilai koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,725 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,526. Besarnya pengaruh adalah 52,6 %, dan sissanya adalah 47,4 % dipengaruhi oleh hal lain. Hal ini berarti bahwa variabel tujuan organisasi (X1), struktur organisasi (X2), kepemimpinan (X3), mekanisme tata kerja (X4), tata hubungan (X5), dan sistem penghargaan (X6) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (Y).
2.Pada uji t hanya ada 3 variabel yang berpengaurh signifikan yaitu X2 X4 X6, sedangkan yang 3 variabel lainnya X1 X3 X5 tidak berpengaruh signifikan setelah organisasi digabung. Nilai koefisien parsial (r²) tertinggi adalah r² pada variabel struktur organisasi (X2) sebesar 0,2767 atau 27,67 %. Jadi nilai r² pada variabel struktur organisasi (X2) mempunyai pengaruh yang dominan terhadap prestasi kerja sebesar 27,67 %.
3.Hasil Uji t untuk variabel terikat berpasangan (Paired T-tes) diperoleh nilai t hitung -10.497 < t tabel 2.326, yang berarti nilai rata-rata variabel prestasi keja pegawai setelah organisasi digabung lebih kecil dari pada rata-rata variabel prestasi kerja pegawai sebelum organisasi digabung. Jadi tidak ada peningkatan prestasi kerja setelah organisasi digabung.

Entry filed under: Manajemen. Tags: .

STRATEGI RECRUITMEN TENAGA KERJA INDONESIA KE LUAR NEGERI DI … (Studi Kasus Pada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kabupaten …) EVALUASI PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN DAN PERENCANAAN (Studi Kasus Pada PT. Bank Perkembangan Daerah Jawa Timur)

2 Komentar Add your own

  • 1. lintang pita dwihati  |  Maret 25, 2009 pukul 3:10 pm

    saya sgt tertarik dgn jurnal di atas, untuk itu saya sgt berharap bs memperoleh jurnal tsb atau thesis tersebut dgn lgkp dari halaman 1 sampai akhir.Saya akan menunggu jawaban nya melalui email saya…Thanks b4

    Balas
  • 2. teuku taufan  |  Januari 12, 2010 pukul 3:54 am

    boleh minta artikelnya atau jurnalnya?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Januari 2008
S S R K J S M
    Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: