Analisis Profitabilitas Usaha Peternakan Ayam Petelur Di Talangsuko Farm Desa Talangsuko Dan Padi Farm Desa Padi Kecamatan … Kabupaten …

Januari 3, 2008 at 7:11 am Tinggalkan komentar

Penelitian ini dilaksanakan pada usaha peternakan Talangsuko Farm di desa Talangsuko dan Padi Farm di desa Padi kecamatan … Kabupaten … mulai tanggal 5 Juli sampai dengan 5 Agustus 2005. Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah bahwa kedua usaha peternakan tersebut belum pernak dilakukan analisa profitabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya biaya produksi per satuan (Rp/kg), keuntungan per satuan (Rp/kg) serta tingkat profitabilitas pada kedua peternakan. Keguanaan dari hasil penelitian ini adalah diharapkan dapat digunakan sebagai bahan perencanaan usaha serta sebagai pengaturan faktor-faktor produksi dalam upaya peningkatkan keuntungan perusahaan. Materi dari penelitian ini adalah usaha peternakan ayam petelur.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data penelitian yang diambil adalah data kuantitatif, berupa data primer dan data sekunder dari peternakan. Data tersebut meliputi data produksi telur ayam dan biaya-biaya produksi yang dikeluarkan kedua peternakan. Analisis data yang dipakai adalah analisis deskriptif.
Hasil penelitian diperoleh bahwa untuk total biaya produksi pada Talangsuko Farm adalah sebesar Rp.11.284.635.764,47,-/periode atau sebesar Rp.6.308,45,-/kg. Total biaya produksi pada Padi Farm adalah sebesar Rp.6.982.114.675,08,-/tahun atau sebesar Rp. 6.813,67,-/kg. Keuntungan Talangsuko yang didapatkan sebesar Rp.1.100.137.548,01,-/tahun atau sebesar Rp.615,01,-/kg. Padi Farm memperoleh keuntungan sebesar Rp.137.053.702,17,-/tahun atau sebesar Rp.133,75,-/kg. Hasil profitabilitas yang telah dihitung didapatkan bahwa profitabilitas yang berkaitan dengan penjualan yakni nilai Gross Profit Margin (GPM) pada Talangsuko Farm 8,97 % dan Padi Farm 2,05 %, Operating Ratio (OR) pada Talangsuko Farm sebesar 91,12 % dan Padi Farm 98,07 %, Net Profit Margin (NPM) pada Talangsuko Farm sebesar 8,88 % dan Padi Farm 1,93 %. Profitabilitas yang berkaitan dengan investasi yakni nilai Rentabilitas ( R ) pada Talangsuko Farm sebesar 9,36 % dan Padi Farm sebesar 1,91 %. Nilai Turn Over of Assets (TOA) Talangsuko Farm sebesar 1,05 kali dan Padi Farm sebesar 0,99 kali. Nilai TOA pada kedua peternakan masih belum sesuai dengan standar industri yaitu sebesar 1,5 kali.
Kesimpulan yang dapat diambil yakni kedua peternakan masih dapat menjalankan kegiatan operasional perusahaan meskipun jumlah keuntungan yang didapatkan tergolong rendah. Sebagai saran diharapkan kedua peternakan berusaha untuk meminimalkan biaya produksi dari pemberian gaji bagi tenaga kerja yang harus disesuaikan dengan standar gaji UMR sebesar Rp.500.000/bulan serta meningkatkan jumlah penjualan produk telur dan hasil sampingan lainnya supaya tingkat keuntungan yang didapatkan menjadi lebih tinggi.

Entry filed under: Akuntansi, Keuangan, Manajemen, Manajemen Agribisnis, Pertanian, Peternakan. Tags: .

Analisis usaha kemitraan ayam pedaging di pt. Surya gemilang pratama … Analisis Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Dan Implikasinya Terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Susu Farida Di Desa … Kecamatan … Kabupaten .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Januari 2008
S S R K J S M
    Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: